Di pembaringan tergolek setubuh cowok jomblo Berselimut angan dengan ribu mimpi Gelisah ia Memandang angkasa kamar Mata singa mengintai antartika Melukis kuas cewek jomblo di belahan senja Bercanda ragam sesal Sepertinya hilang akal Di pembaringan Cowok jomblo melongo Kerasukan setan Senja hilang Berharap sua S i cewek jomblo Cowok jomblo memukuli bantal Birahinya kian menggumpal.
"Percayalah, suatu hari nanti akan datang berkah dari setiap proses. Tentu, hakikat proses tidak pernah mengkhianati hasil. Percayalah! Untuk hari ini, tuliskan jejak hidupmu ke dalam tulisan. Senantiasa ia akan abadi meski kita berada di ruang keabadian."