Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

DPR Harus Merevisi UU

Pendidikan adalah gerbang masa depan yang cerah. Sayangnya, mahalnya pendidikan tingkat SMA dan SMK membuat masyarakat perekonomian bawah merasa tercekik dan menutup gerbang mulia itu. Hidup di era globalisasi, persaingan semakin kuat. Orang-orang bersaing untuk menjadi lebih unggul dari yang lain lewat pendidikan di sekolah, yang akan berdampak pada kompetensi juga soft skill manusia.  Hal ini bermula, kesalahan DPR merancang kebijakan peralihan kewenangan ke provinsi yang memunculkan polemik pendidikan. Kelemahan DPR dalam membuat undang-undang tersebut bukan menyoal bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan, melainkan karena politik. Anggota DPR sebagai lembaga pembuat undang-undang seharusnya memantau terlebih dulu kondisi pendidikan saat ini. Sebab pemasukan kas daerah di provinsi sangat minim, sejauh ini pemasukan hanya dari pajak, itu pun jumlahnya sedikit. Begitupula aparatur birokrasi di provinsi jarang turun tangan mengurusi kualitas pendidikan sekolah meneng...

Kontribusi Pendidikan Kontruktivistik

Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung bulan Februari kemarin, dan telah dimenangkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Kebahagiaan atas kemenangan menjadi pemimpin ibu kota adalah reward setelah bersaing memeras tenaga dan pikiran untuk menempati jabatan yang diinginkan. Saatnya, pemimpin baru bekerja untuk rakyat, sesuai dengan janjinya saat kampanye. Berbicara soal janji, Sandiaga Uno menyampaikan, “…akan mengumpulkan mereka yang tercerai berai, merajut apa yang telah terkoyak, dan menyatukan apa yang sudah terpecah belah demi Jakarta”. Ketiga janji tersebut, sangatlah produktif mengingat permasalahan demi permasalahan di ibu kota tidak pernah surut. Misalnya, permasalahan dalam dunia pendidikan.  Pendidikan hakikatnya, tindakan niscaya untuk membangun kehidupan yang bermartabat. Pendidikan pula, merupakan manivestasi hidup jangka panjang. Sayangnya, pendidikan di Indonesia secara umum tergolong minus. Mulai dari kualitas guru, kurikulum yang selalu dig...