Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hoaks

Cerdas Bermedia Sosial

Popularitas media sosial hingga tahun 2017 masih akan terus melonjak. Media sosial bukan lagi menjadi media komunikasi antarindividu atau kelompok. Namun “dunia kedua” dan sumber informasi. Semua informasi dapat diakses dengan mudah lantaran kecanggihan teknologi dan infomatika. Imbasnya, mulai dari suhu politik, hukum hingga berujung konflik dan ketegangan sosial akan mewarnai dunia. Media sosial atau medsos , di era digitalisasi tak ubahnya seperti senjata tajam. Di satu sisi, dapat digunakan sebagai jalan kebaikan, seperti menjalin silahturahmi, berbagi ilmu, dan penelusuran informasi. Di sisi lain, digunakan sebagai jalan keburukan, seperti yang terjadi di tahun ayam api ini. Indonesia 2017 tengah diserang badai besar yang datang dari pelbagai sudut, salah satunya adalah beredarnya ujaran kebencian atau hoaks. Kegelisahan masyarakat, mulai terasa begitu informasi baru bersifat bohong yang dibawa sekelompok manusia tak bertanggung jawab sangat tak diuntungkan.   Beri...

Idealisme Indonesia Atas Berita Hoak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutan perayaan   HUT ke-18 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Jakarta, Minggu (15/1), mengemukakan perubahan dunia semakin cepat dari menit ke menit, jam ke jam, dan hari ke hari. Satu masalah belum rampung, sudah muncul masalah baru. Hal ini terbukti, Indonesia di awal tahun 2017 tengah diserang berbagai macam informasi yang disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab (tidak jelas kebenarannya). Jokowi pun mengingatkan masyarakat agar memverifikasi setiap berita maupun informasi dari media sosial yang memungkinkan mengancam persatuan bangsa dan negara. Guna menyikapi semacam serangan berupa hasutan, fitnah, berita bohong, dan ujaran kebencian, perlu adanya kesadaran dan kebijaksanaan setiap masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak turut menyebarkan informasi bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Merabahnya berita hoax dikhawatirkan akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat ju...

Bersatu Padu Berantas Hoaks

Popularitas media sosial hingga tahun 2017 masih akan terus melonjak. Media sosial bukan lagi menjadi media komunikasi antarindividu atau kelompok. Namun “dunia kedua” dan sumber informasi. Semua informasi dapat diakses dengan mudah lantaran kecanggihan teknologi dan infomatika. Imbasnya, mulai dari suhu politik, hukum hingga berujung konflik dan ketegangan sosial akan mewarnai dunia. Media sosial atau medsos , di era digitalisasi tak ubahnya seperti senjata tajam. Di satu sisi, dapat digunakan sebagai jalan kebaikan, seperti menjalin silahturahmi, berbagi ilmu, dan penelusuran informasi. Di sisi lain, digunakan sebagai jalan keburukan, seperti yang terjadi di tahun ayam api ini. Indonesia 2017 tengah diserang badai besar yang datang dari pelbagai sudut, salah satunya adalah beredarnya ujaran kebencian atau hoaks. Kegelisahan masyarakat, mulai terasa begitu informasi baru bersifat bohong yang dibawa sekelompok manusia tak bertanggung jawab sangat tak diuntungkan.   B...