Bukan zamannya lagi menerapkan hukuman fisik bagi pelajar maupun mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Seperti pandangan Skinner, tokoh belajar behavioristik mengemukakan jika mengaplikasikan hukuman fisik kepada pembelajar cenderung memberikan dampak. Baik dampak yang berlangsung sementara maupun jangka panjang. Teori belajar behavioristik merupakan metode pembelajaran perubahan sikap atau tingkah laku sebagai akibat dari interaksi antara stimulus (S) dan respon (R). Secara harfiah, hukuman fisik bukanlah salah satu hukuman yang mendidik. Seperti yang diterapkan Suprapto, dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Ponorogo. Selasa (6/12), di ruang 102, sembilan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2015 melakukan pelanggaran masuk ruang kuliah lebih dari 30 menit. Menyikapi hal itu, dosen pengampu mata kuliah Korespondensi itu, memberikan hukuman membaca puisi berantai secara spontan. Tema puisi dibebaskan ses...
"Percayalah, suatu hari nanti akan datang berkah dari setiap proses. Tentu, hakikat proses tidak pernah mengkhianati hasil. Percayalah! Untuk hari ini, tuliskan jejak hidupmu ke dalam tulisan. Senantiasa ia akan abadi meski kita berada di ruang keabadian."