Begitu benarkah cinta itu? “Cinta adalah kekuatan yang telah disabda Tuhan, sehingga gunung-gunung tinggi akan merendah karena-NYA. Sedangkan jurang yang curam akan tampil kepermukaan, karena kalah bercinta. Maka ia pun akan terusir dari hatinya.” (Serat Joko Lodhang -1845) Siapa yang tak mengenal cinta? Cinta itu memiliki makna yang dalam, arti yang luas pula indah. Tiada satu kata pun yang mampu melukiskan keindahan cinta. Cinta adalah jembatan penghubung antarjiwa manusia yang timbul perasaan ( feeling ) dan prasangka lain terhadap lawannya. Dalam jembatan tersebut hubungan antarmanusia tidak akan berarti apa-apa tanpa dilandasi rasa cinta. Karena itu, cinta membuat “Aku” dan “Kamu” menjadi “Kita” dan “Kami.” Dengan cinta, sesuatu yang sebelumnya biasa-biasa saja terasa begitu luar biasa—istimewa. Kehidupan yang semula hambar menjadi penuh bermakna dan berarti. Demikian pula dengan kegelisahan. Cintalah yang akan menghapusnya menjadi kenyamaan, ketentraman, dan kebahagiaa...
"Percayalah, suatu hari nanti akan datang berkah dari setiap proses. Tentu, hakikat proses tidak pernah mengkhianati hasil. Percayalah! Untuk hari ini, tuliskan jejak hidupmu ke dalam tulisan. Senantiasa ia akan abadi meski kita berada di ruang keabadian."