Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Eni Kusuma

Jangan Biarkan Ide Tulisan Menguap

  Eni Kusuma bersama buku-bukunya. Tepat di ruang garasi milik Sutejo, salah seorang dosen Kopertis VII Surabaya yang tinggal di kota Ponorogo terasa begitu khidmat. Suasana malam Minggu (15/12/16) terasa lain dari malam-malam Minggu sebelumnya. Ketika sebuah hidangan pisang goreng dengan beberapa cangkir kopi saya sajikan, menjadi piranti camilan obrolan hangat.  Waktu itu, di belakang mobil bermerk Agya berwarna putih, saya bersama ketiga sahabat literasi, dan Sutejo, serta istri dan ketiga anaknya menghabiskan sisa malam Minggu dalam kajian literasi. Diskusi kecil itu berlangsung hingga larut malam, sekitar pukul dua dini hari.  Di sebelah saya, tepatnya bersekat seorang kawan, perempuan berpostur kurus sedikit tinggi sekitar 150 sentimeter itu bercerita begitu memikat. Beberapa tuturan yang menyentakkan saya di antaranya berbunyi demikian, pertama setiap orang bisa berkarya walaupun dia adalah seorang tenaga kerja wanita. Kedua, uang itu cepat hab...

Feature Sosok: Eni Kusuma Bukan (Mantan) TKW Biasa

Uang bisa cepat habis, kalau ilmu tidak. Itu dituturkan Eni Kusuma (39), mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal Banyuwangi saat berbagi pengalaman di Sekolah Literasi Gratis (SLG) di STKIP PGRI Ponorogo, Minggu (18/12/2016) lalu.  “Uang bukan jailangkung, datang tak diundang, pulang tak diantar,” canda Eni Kusuma yang menjadi TKW selama enam tahun (2001-2007) di Hongkong karena memang harus berburu uang. Namun, Eni Kusuma juga meyakini, uang tidak bisa menjamin kehidupan dan masa depan seseorang. Eni pun membandingkan dengan kekayaan ilmu. Menurutnya, butuh dua syarat untuk memiliki kekayaan ilmu, yaitu niat dan yakin. Niat memeroleh ilmu, memahami, merenungkan, dan yakin untuk mengamalkannya. Ilmu itu luas, berserakan di mana-mana. Ilmu bergerak, tidak diam di tempat. Menurut Eni Kusuma, sampai matahari terbit di ufuk barat pun, ilmu tidak akan habis. Ilmu justru bertambah dan berkembang. Ilmu juga beragam tergantung sudut pandang penikmat ilmu. Misalnya, ilmu tentang...