Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mas Fendik

Surat untuk Mas Fendik (4)

Mas Fendik, aku hendak menulis sesuatu pada surat ini. Tapi, ketakberaturan pikiran dan emosi membuatku tidak bisa menuliskan sesuatu yang dapat dibaca. Aku tidak tahu hal apa yang sedang aku pikirkan, sehingga tidak bisa tidur. Badanku terasa lelah dan letih. Mata ini mengantuk, tapi enggan untuk tertidur. Segala upaya, sudah aku lakukan untuk mengistirahatkan semua lintasan dalam otak, tapi malam itu aku mengalami kegagalan. Serupa berjalan di sebuah tempat yang tidak ada ujungnya. Aku dituntun oleh sebuah cahaya. Aku berjalan mengikuti cahaya itu. Mas, aku tidak tahu ada di mana sekarang. Keadaan teramat sepi. Sedihnya, aku tidak mengenali diriku. Mas, ada apa denganku? Apakah kamu pernah mengalami kejadian seperti ini. Ohh, Dua hari, aku sibuk menata buku, bongkar-pasang buku. Aku senang, tapi ada hal yang membuatku jengkel—kesia-siaan dalam pekerjaan. Ada sesuatu yang sia-sia. Bagaimana dulu aku teramat berhati-hati, namun akhirnya ya semua sama. Apaan ini, Mas. A...

Surat untuk Mas Fendik (3)

Hari Senin rendah sinar. Semoga semangat Mas senantiasa berbinar. Mas, kusebutlah semua (fenomena sosial), hanyalah hukum kausalitas. Aku percaya semua orang di muka ini baik. Mereka beragama, dan semua agama di tanah air mengajarkan tentang kebaikan. Tetapi, timbullah pertanyaan dalam hari kecilku. Mengapa kok ada tindak atau sikap manusia menyakiti? Mengapa manusia melakukan itu? Apakah manusia telah dekadensi moral, nilai-nilai kemanusiaannya alpha? Menurutku, orang menyakiti karena pernah tersakiti. Dan, orang tersakiti suatu hari nanti tanpa sadar telah menyakiti manusia lain. Aku mengenalnya karma. Aku tidak mengerti tentang lema ‘menyakiti’, ‘disakiti, ‘tersakiti’, dan ‘sakit’. Bukankah itu lema bermakna negatif. Muasal, bagaimana dan mengama itu tercipta?  Ahh, kali ini aku banyak bertanya kepadamu, Mas . Maaf. Sedikit heran saja aku. Mengapa sih ada lema itu. Apakah ada jiwa manusia yang menginginkan dan menghendaki suasana itu? Aku rasa tidak. Su...